26 April 2007

Orang Tua Siswa IPDN Berterima Kasih kepada Pers

Pers menjadi bintang dalam pertemuan antara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jember Sugiarto dengan para orang tua siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Jember, di kantor BKD, Kamis (26/4/2007).

Saat diberi kesempatan bicara, sejumlah orang tua langsung menyatakan terima kasih atas pemberitaan mengenai kekerasan yang terjadi di IPDN. “Saya berterima kasih kepada pers yang membuka kasus kekerasan di IPDN,” kata Ita Wahyu Nugroho, ibunda nindya Margaretta Afrin.

Begitu melihat tayangan di Metro Realitas tentang kehidupan seks bebas di kampus IPDN, Ita mengaku langsung menelpon sang anak. Ia menanyakan apakah itu hal itu betul-betul terjadi.

Dari situlah Ita tahu bahwa sang anak sering dites kehamilan. “Ngetesnya juga ditunggu di kamar mandi,” kata perempuan berkacamata yang merasa prihatin dengan keadaan sang anak.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pers seharusnya juga berimbang dalam memberitakan IPDN. “Jangan hanya yang negatif yang disorot. Yang positif seperti Gubernur Jabar Dani Setiawan juga diberitakan,” katanya.

Kepala BKD Sugiarto menegaskan, peran pers sangat besar dalam pembenahan IPDN. Upaya investigasi yang dilakukan pers bisa mengingatkan bahwa pembenahan di IPDN harus dilakukan secara keseluruhan.

“Nah, sekarang kami harapkan kawan-kawan wartawan juga bisa mengabarkan bahwa kondisi di IPDN sudah kondusif,” kata Sugiarto. (*)

No comments: